Yelinus Mom : Menyayangkan Kalau Pemda Menilai Pengusaha Putra Daerah Masih Tidak Mampu

Yelinus Mom/ Foto : humas

Timika

Anggota Komisi B DPRD Mimika Yelinus Mom menyayangkan adanya penilaian dari Pemerintah Kabupaten Mimika kalau pengusaha asli Papua tidak mampu bekerja.

Penilaian ini menurut Yelinus karena banyaknya proyek-proyek pembangunan baik itu besar ataupun kecil tidak diberikan kepada Pengusaha Asli Papua di beberpa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penilaian tersebut sangat disayangkan pasalnya putra daerah ini memiliki kualitas kerja yang tidak kalah baiknya.

“Pemerintah ini sudah menganggap masyarakat lokal ini tidak mampu kerja padahal saya yakin mereka itu pasti mampu. Proyek diberikan kepada pengusaha bukan asli Papua itu membuktikan bahwa Pemerintah sudah memandang masyarakat lokal tidak mampu bekerja,” kata Yelinus di kantor DPRD Mimika, Jumat (15/9).

Yelinus menjelaskan menurut aturan proyek-proyek yang kecil nilainya saja yang diperioritaskan kepada pengusaha asli Papua dan tanpa proses lelang itu diberikan kepada pengusaha lain. Hal tersebut benar-benar menunjukkan bahwa Pemda sudah memandang pengusaha asli tidak mampu bekerja. Menurutnya hal itu tidak boleh terjadi karena pengusaha Papua lebih memiliki hak.

“Proyek kecil kan harusnya hak mereka tapi apa Pemda melanggar aturan akhirnya apa proyek yang diperuntukkan pengusaha lokal diberikan pengusaha lain. Pengusaha lokal ini kasihan meskipun hanya sedikit itu hak mereka,” jelasnya.

Menurut Yelinus pengusaha lokal ini memiliki ijin resmi dan meraka mati-matian mengurus perijinan dengan mengeluarkan biaya besar dalam mendirikan usaha untuk bisa bekerja dan membangun diatas negerinya. Pemerintah harus melihat persoalan ini secara baik terhadap pengusaha lokal.

“Ijin usahanya mereka itu urus dengan uang puluhan juta dan bukan sedikit, ini sekarang tidak dikasih proyek karena tidak mampu bekerja. Pemerintah ini meremehkan sekali padahal mereka ini sangat mampu bekerja,” ungkapnya.

Diakuinya, apabila pemda memandang pengusaha lokal tidak mampu bekerja dengan diberikan proyek kecil-kecil nilainya itu akan melatih mereka agar bisa bekerja. Dengan begitu nantinya mereka nanti menjadi pintar dan bisa mengerjakan proyek yang lebih besar.

“Pemda jangan hanya memandang remeh saja tapi mereka ini juga harus dilatih dan itu tugas pemerintah mereka harus dipercayakan mulai dari sekarang,” ujarnya.

Yelinus berharap Pemda jangan memandang sebelah mata terhadap kemampuan dan kemauan pengusaha lokal dalam bekerja. Dirinya meyakini pengusaha lokal pasti mampu dan pemda harus mendukung hal tersebut. Dirinya juga meminta agar Pemda jangan ada kepentingan untuk memberikan kentungan kepada pengusaha lain.

“Saya yakin mereka mampu kok, ini pasti ada kepentingan dari pejabat-pejabat untuk mengambil keuntungan. Buktinya saja Pekerjaan yang dikerjakan pengusaha lain tidak berjalan dengan baik dan kualitasnya juga buruk, hanya uang-buang uang saja,” tuturnya. (humas)

Berita Umum