Waket II DPRD Mimika, Tinjau Beberapa Fasilitas di Kokonao

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE pada Sabtu (4/7) berkunjung ke Kokonao  Ibukota Distrik Mimika Barat,Kabupaten Mimika, Papua./ Foto : humas

TIMIKA

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE pada Sabtu (4/7) berkunjung ke Kokonao  Ibukota Distrik Mimika Barat,Kabupaten Mimika, Papua.

Dalam kunjungannya ke Kokonao, Waket II Yohanis Felix Helyanan (Jhon Thie) meninjau beberapa fasilitas umum, diantaranya, Pelabuhan Atapo,  Jalan Utama di Kokonao, Jalan Pemukiman warga, rumah masyarakat, fasilitas penerangan listrik serta meninjau secara dekat kantor Distrik Mimika Barat yang dalam kondisi rusak.

Rombongan Waket II Jhon Thie yang didampingi sejumlah staff Sekretariat Dewan serta sejumlah wartawan media cetak dan onlin,e diawali dari pelabuhan Atapo, dilanjutkan dengan melihat secara dekat kondisi Jalan Utama yang menggunakan Pavingblok, hingga beberapa jalan pemukiman dan RT.

Sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Atapo hingga ke kantor Distrik Mimika Barat, Jhon Thie melihat secara dekat kabel listrik dan tiang yang sudah terpasang namun aliran listriknya belum menyala.

Setibanya di kantor Distrik Mimika Barat, rombongan Waket II Jhon Thie diterima oleh kepala Distrik Mimika Barat, Kristian Warinussy,S.Sos dengan sejumlah staff dan aparat kampung serta sejumlah petugas kesehatan dan guru.

Dalam diskusi ringan dan dengan suasana santai penuh keakraban antara Waket II Jhon Thie dengan Kadistrik Mimika Barat, Kristian Warinussy. Sejumlah masukan dan saran dari kadistrik maupun sejumlah warga terkait beberapa hal salah satunya tentang penerangan listrik yang sudah lama direncanakan untuk dinikmati seluruh warga Kokonao, namun hingga saat ini belum terealisasi karena mesin pembangkit diesel masih berada di Timika.

“Warga di Kokonao ini sudah cukup lama Pa Waket untuk penerangan listrik, namun sampai saat ini belum bisa direalisasikan karena mesinnya masih di Timika. Kami sudah coba koordinasi dengan PLN Timika, dan kami sudah sempat melihat langsung dua unit mesin pembangkit listrik ada di kantor PLN. Cuma kami belum tahu alasan dan kapan bisa dibawah ke Kokonao,”keluh Kadistrik Kristian Warinussy.

Selain listrik, Kadistrik juga meminta agar Waket II bisa memperjuangkan agar jalan utama dengan menggunakan paving block sudah rusak, sehingga perlu dibangun jalan yang baru. Kalau bisa, kami usulkan jalannya nanti menggunakan material tailing.

“Kami sudah pernah usulkan untuk jalan yang ada di Kokonao untuk diperlebar dan materialnya tidak lagi menggunakan paving block, tapi menggunakan cor tailing,”usulnya.

Kadistrik Kristian Warinussy juga berharap agar tahun depan kantor Distrik yang sudah sangat tidak layak digunakan untuk segera dibangun baru.

“Sebenarnya tahun ini sudah dibangun kantor distrik yang baru, tapi mungkin karena pandemi Covid-19 sehingga tertunda. Kami mohon agar DPRD bisa mendorong hal ini untuk bisa segera dibangun kantor distrik yang baru, bukan lagi rehab,”pintanya.

Menanggapi sejumlah masukan dan saran dari Kadistrik Mimika Barat, Wakil ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE mengatakan apa yang menjadi usulan coba akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah atau OPD tehnis termasuk pihak PLN.

“Mengenai kantor distrik yang sudah rusak berat, Jalan utama dan jalan di pemukiman warga serta persoalan listrik akan dikoordinasikan dengan OPD dan pihak pihak yang terkait untuk bisa mendapat respon,”ungkap Jhon Thie.

Selain itu, Jhon Thie mengajak seluruh warga yang ada di Kokonao dari enam kampung untuk memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan  kampung, Jalan maupun lingkungan rumah harus bersih.

“Kesadaran warga itu sangat penting untuk bisa membersihkan dilingkungan kampung masing masing, kalau lingkungan kita bersih maka kita pasti akan sehat. Apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga semua menjadi tanggungjawab seluruh warga Kokonao,”ajak Jhon Thie.

Setelah melakukan tatap muka dengan Kadistrik serta berbincang dengan sejumlah tokoh masyarakat dan warga, rombongan Wakket II sebelum kembali ke Timika, menyempatkan untuk menyerahkan bantuan Sembako kepada warga di pelabuhan Atapo. (humas)

Anggota DPRD