Waket II DPRD : Bentuk Keprihatinan Selama Lockdown, Serahkan Sembako ke Warga

Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanis Felix Helyanan,SE (Jhon Thie) pada, Senin (6/4) membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu/Foto : humas

 

TIMIKA

Sebagai bentuk keprihatinan dan rasa peduli terhadap sesama warga dengan pemberlakuan Lockdown di Mimika demi  pencegahan Covid-19, Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanis Felix Helyanan,SE (Jhon Thie) pada, Senin (6/4) membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu.

Beberapa kebutuhan pokok seperti, beras, minyak kelapa, gula, kopi, teh, susu dan Supermie diserahkan langsung oleh Jhon Thie langsung ke beberapa ketua RT dan warga Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, kabupaten Mimika, Papua.

“Bantuan ini adalah skala kecil yang saya lakukan sebagai wakil rakyat, sebagai bentuk rasa kepedulian dan keprihatinan kepada sesama warga. Dengan bantuan yang skala kecil ini semoga bisa mengurangi beban hidup yang dialami saudara saudara kami, mereka sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Mereka yang dengan penghasilan harian tentunya selama masa pembatasan ini, pendapatan mereka pasti merosot dan mereka butuh perhatian,”ungkap Jhon Thie kepada wartawan di Jalan Seroja, Kelurahan Koperapoka.

Ia mengakui dan merasakan beban yang dialami oleh beberapa warga yang ada disekitar kita yang hanya mengandalkan penghasilan perhari dan kini dibatasi sampai jam 2 siang.

“Pasti dengan pembatasan aktifitas sampai jam 2 siang, pendapatan mereka yang biasanya lumayan kini terasa sangat kecil dan tidak seimbang dengan beban kebutuhan ekonomi keluarga, karena itu mereka perlu dibantu. Pemerintah melalui dinas tehnis yang saat ini sedang membagikan sembako di beberapa kelurahan agar bisa mendata secara adil sehingga mereka juga bisa mendapatkan. Pembagian harus merata dan adil bagi semua masyarakat Mimika,”seru Jhon Thie.

Jhon Thie berharap, kesulitan yang warga dengan penghasilan pas pasan saat ini dapat juga kita rasakan bersama dan mencari jalan keluar atau solusi sehingga masa sulit seperti ini mereka bisa bertahan hidup.

“Kalau keluarga yang tidak mampu harus dapat dibantu, pemerintah harus mendata betul betul warga yang membutuhkan sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. Karena dengan pasokan makan yang cukup dan sehat maka daya tahan tubuh mereka akan kuat untuk tidak tertularnya virus Covid-19,”pintanya.

Dengan kondisi adanya perpanjangan aktifitas warga dampaknya penghasilan warga akan menurun bahkan tidak ada.

“Bila situasi ini berlangsung lama, maka kondisi sosial akan terjadi di Mimika. Karena itu, mari sama sama pemerintah untuk mencari jalan keluar yaitu dengan memberikan bantuan langsung kepada warga yang tidak mampu,”katanya. (humas)

Berita Umum