Saleh Alhamid Gelar Reses Dengan Warga SP 2

Anggota DPRD Mimika dari partai Hanura ,Saleh Alhamid saat menggelar Reses dengan bertemu warag di RT 2 dan 3 Kelurahan Timika Jaya/ Foto : Humas

TIMIKA

Dalam mengisi masa reses I tahun 2018 di daerah pemilihan (Dapil) III,  Saleh Alhamid, Ketua Komisi A DPRD Mimika bertatap muka dengan warga di RT 2 dan 3 Kelurahan Timika Jaya (SP2), Distrik Mimika Baru, Senin (21/5).

Dalam kesempatan itu warga meminta Saleh untuk memperjuangkan dalam mengatasi masalah banjir. Pasalnya setiap musim hujan rumah-rumah warga disekitar SP2,jalur dua RT 2 dan 3 sering terendam banjir.

“Kami minta bapak dewan bisa bantu dengan menyampaikan ke pemda,” kata Purwanty salah satu ibu rumah tangga.

Saleh Alhamid dengan istri saat foto bersama dengan warga di RT 2 dan 3 Kelurahan Timika Jaya SP 2/ Foto : humas

Ia mengakui terendamnya rumah-rumah warga diakibatkan tersumbatnya drainase.

“Kami minta ada pembuatan drainase ulang,  soalnya air tidak bisa mengalir karena tidak ada pembuangan akhirnya tidak tahu kemana ,” ungkapnya.

Selain itu diharapkan mama-mama SP2,jalur dua, RT 2 dan 3 bisa diberikan modal usaha.

“Ini supaya kami mama-mama disini punya penghasilan tambahan untuk keluarga,” harapnya.

Ditambahkan, H. Rumbouw bahwa, selain drainase, warga SP2,jalur dua, RT 2 dan 3 minta untuk pengaspalan jalan.

“Kami minta jalan masuk mulai dari depan jalan besar sampai di gang kami ini diaspal. Karena jalan inikan sudah lama pakai tailing,” ungkapnya.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Saleh Alhamid, Ketua Komisi A DPRD Mimika,menyampaikan bahwa, apa yang menjadi aspirasi dari warga tersebut sudah ditampung dan akan disampaikan kembali di DPRD untuk dibahas.

“Jadi nanti dari hasil reses ini saya akan kembali kantor DPRD untuk dibahas bersama anggota DPRD lainnya, supaya persoalan ini bisa didorong pada APBD-P atau APBD 2019,” ungkapnya.

Menurut Saleh, masa reses kali ini merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung dari hati nurani rakyat sendiri. Dengan demikian, ketika legislatif sudah menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut kepada pemerintah, maka harus ditanggapi secara serius.

“Saya pikir pemerintah wajib merespon terhadap apa yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan ini,” ungkapnya.  (humas)

Berita Terbaru Berita Umum