Reses Hadi Wiyono, Dukung Dunia Pendidikan Sekolah YPMNU

AnggAnggota DPRD Mimika dari PKB, Hadi Wiyono,SE saat menyerahkan bantuan Batu Tela 2.000 buah kepada Sekolah YPMNU Timika, Selasa (22/5)/ foto : Humas

Timika

Anggota DPRD Mimika dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hadi Wiyono dalam melakukan reses I di Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I dengan memberikan dukungan dibidang pendidikan bagi Sekolah Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdatul Ulama (YPMNU) di Kampung Nawaripi Dalam, Distrik Wania, Selasa (22/5) dengan memberikan bantuan Batu Tela sebanyak 2000 buah.

Bantuan 2000 batu tela untuk kelanjutan pembangunan asrama dan masjid bagi sekolah YPMNU yang bertujun untuk mendidik dan memberikan  penguatan mental kepada siswa-siswi di YPMNU tersebut.

Anggota DPRD Mimika dari Dapil I, Hadi Wiyono,SE saat bertatap muka dengan Kepsek YMNU dan para Guru dalam kegiatan reses, Selasa (22/5) / Foto : humas

“Dengan pemberian penguatan mental spiritual kepada anak didik, maka diharapkan mereka tidak terpengaruh kepada hal-hal yang merugikan. Karenanya¬† saya sangat dukung pelaksanaan tersebut,” kata Hadi.

Hadi mejelaskan di DPRD dirinya berada di Komisi C yang salah satu bidangnya adalah pendidikan. Karenanya di kegiatan reses ini pihaknya lebih fokus mendatangi sekolah untuk memberikan penguatan. Dan mungkin ada hal-hal yang ingin disampaikan, agar bisa didorong agar menjadi bahan perhatian dari pemerintah.

“Saya sengaja datang kesini sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan di Mimika. Terlebih lagi YPMNU akan membangun fasilitas ibadah sebagai penguatan mental spiritual anak-anak. Karenanya kami bantu batutela untuk pembangunan tersebut,” terangnya.

Sementara Ketua YPMNU Ait Bahagiawati mengatakan, untuk penguatan mental spiritual anak didik, pihaknya berencana akan membangun masjid. Karena selama ini untuk pelaksanaan sholat menggunakan kelas.

Lanjutnya, anak-anak muda sekarang ini mudah untuk dipengaruhi dengan hal-hal yang dilarang agama maupun hukum yang ada. Karenanya dibutuhkan penguatan mental spiritual, agar bisa memfilter hal-hal yang berasal dari luar.

“Dengan bantuan ini diharapkan bisa menambah mental spiritual anak semakin tinggi. Dengan pembangunan masjid, diharapkan bisa menghindari dan meminimalisir paham radikal yang masuk ke anak-anak” tuturnya.

Ia menambahkan, sementara dari segi kelengkapan sarana dan prasarana, YPMNU masih ada kekurangan. Khususnya pada kelengkapan komputer, dimana pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), untuk tingkat SMP masih menumpang di SMK. Itupun dilaksanaan dalam tiga sesi.

“Di YPMNU ada berbagai tingkatan, mulai TK, SD, SMP, dan SMK. Sehingga masih membutuhkan kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai,” ungkapnya.(humas)

Berita Umum