Website Resmi DPRD Mimika

Rapat Perdana, DPRD Mimika Siap Bahas Dua Agenda Penting Secara Marathon

 

Suasana Rapat Perdana anggoata DPRD Mimika Periode 2019-2024/Foto : Humas

TIMIKA

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika Periode 2019-2024 pada , Selasa (26/11) malam bertempat di Hotel Horizon Ultima Timika menggelar Rapat Perdana yang dihadiri oleh seluruh anggota dewan.

Rapat Perdana yang dipimpin langsung oleh Ketua Sementara, H. Iwan Anwar,SH,MH didampingi oleh Wakil Ketua Sementara Aleks Tsenawatme dan dihadiri oleh Sekwan Paulus Dumais, Kabag Keuangan Nella Manggara dan Kabag Persidangan Widowati,SH berjalan lancar dan menghasilkan beberapa kesepakatan bersama.

Hasilnya, Rapat Perdana tersebut menghasilkan dua agenda penting yang akan diselesaikan selama empat hari oleh Anggota DPRD Mimika, yakni pembahasan Tata Tertib (Tatib) dewan sebagai aturan selama 5 tahun berjalan, dan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020.

Dalam Rapat tersebut sejumlah anggota dewan memberikan usulan dan saran diantaranya, Herman Gafur,SE, Leonardus Kocu, Muhammad Nurman S Karupukaro, Karel Gwijangge,SIP, Yohanis Felix Helyanan,SE, Daud Bunga,SH. Beberapa usulan dari dewan diantaranya adalah, soal kehadiran anggota dewan harus tepat waktu, mengusulkan pembentukan fraksi-fraksi, pembahasan Tatib harus secara baik, dan dasar acuan pimpinan sementara dapat mensahkan APBD serta mengejar deadline waktu penetapan APBD tahun anggaran 2020.

Ketua Sementara H. Iwan Anwar,SH,MH (Kiri) dan Wakil Ketua Aleks Tsenawatme/Foto : Humas

Ketua DPRD Sementara Iwan Anwar, SH. MH mengatakan, pimpinan DPRD sementara dan seluruh anggota dewan sedang menghadapi suatu pekerjaan yang cukup berat pasca peresmian anggota DPRD Senin lalu, yang mana batas waktu pembahasan hingga sampai tanggal 30 November hanya tersisa empat hari.

Sedangkan berpatokan pada aturan, APBD sudah harus ditetapkan satu bulan sebelum memasuki tahun anggaran 2020, dan apabila tidak maka Pemkab Mimika akan terkena sanksi.

“Pimpinan DPRD sementara ini menghadapi pekerjaan yang cukup berat yang pertama dengan batas waktu yang ditentukan oleh UU terkait dengan pembahasan APBD bahwa berdasarkan UU itu selambat-lambatnya 1 bulan APBD itu harus ditetapkan. Sehingga mau tidak mau kita harus marathon untuk menyelesaikan semua tugas ini,” kata H. Iwan Anwar saat ditemui usai rapat DPRD di Horison, Selasa (26/11) malam.

Ia menjelaskan, ada dua hal penting yang harus diselesaikan dalam rentan waktu emapt hari kedepan, setelah anggota DPRD yang lama belum berhasil  menetapkan lantaran masa periode telah berakhir sejak tanggal 24 November lalu.

“Dua hal penting yang kita bicarakan tadi ini terkait dengan orientasi atau pembekalan dari anggota dewan ini dan kita dihadapkan dengan penetapan APBD yang secara kebetulan kita melanjutkan tugas DPRD lama karena  keterbatasan waktu,” jelasnya.

Suasana Rapat Perdana anggota DPRD Mimika Periode 2019-2024/Foto : Humas

Menurut H. Iwan yang juga politisi dari Parai Golkar ini, bahwa kendati saat ini masih berstatus ketua DPRD sementara, yang hanya bisa melaksanakan empat  point penting tetapi sesuai amanat Undang undang bisa melaksanakan tugas diantaranya, memimpin rapat, membahas tatib, membentuk fraksi dan menetapkan ketua definitif.  Namun untuk menyelamatkan APBD Mimika ketua DPRD sementara bisa menetapkan APBD berdasarkan surat Mendagri ini nomor 160/8946/SJ memberikan penjelasan tugas sebagai pimpinan sementara.

“Sesuai amanat dan regulasi bahwa Ketua dewan sementara diberikan kewenangan untuk menetapkan APBD berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah pimpinan sementara itu tugasnya empat tugas yang sudah kami jelaskan tadi,” ungkapnya.

Ia juga menambah, dalam pembahasan APBD telah dibahas oleh DPRD yang lama, sehingga tidak akan banyak perubahan dalam pembahasan APBD. Hanya saja penetapannya lebih difokuskan pada program yang prioritas.

Suasana Rapat Anggota DPRD Mimika Periodea 2019-2024 membahas dua agenda Tata Tertib dan Pembahasan APBD tahun 2020/Foto : Humas

“Tata tertib ini yang menjadi acuan atau dasar bagi DPRD untuk mengatur apa yang hendak dilaksanakan dalam rapat kerja selanjutnya dan yang lebih fokus pada persoalan teknis, jadi waktunya kita bagi selama dua hari, dan dua harinya lagi untuk penetapan APBD dan kita lebih manfaat dan nilai untuk masyarakat,” tambahnya.

Disepakati untuk membahas dua agenda penting tersebut, seluruh anggota dewan sepakat untuk melanjutkan rapat secara marathon dengan rincian, dua hari rapat membahas Tati dan dua hari mengenai penetapan APBD tahun 2020. Dan sesuai agenda, pada, Rabu (17/11) akan kembali melanjutkan agenda rapat pukul 09.00 wit.

“Karena kita sudah sepakat bersama untuk bisa menuntaskan seluruh tugas dan tanggungjawab, maka rapat akan kami lanjutkan pada Rabu pagi,”seru H.Iwan Anwar.  (humas)

Para Anggota Dewan saat mengikuti Rapat Perdana/Foto : Humas

 

Para Anggota Dewan saat mengikuti Rapat Pembahasan Tatib dan Pembahasan APBD 2020/Foto : Humas

 

Anggota DPRD Mimika saat mengikuti rapat Perdana/Foto : Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *