Pansus PON XX – Pesparawi ke XIII DPRD Ditetapkan, Siap Mengawasi Kinerja Panitia Lokal

Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme,S.AB dan Wakil Ketua II, Yohanis Felix Helyanan,SE menunjukkan Surat keputusan (SK) Penetapan keanggotaan Pansus Pon XX dan Pansus Pesparawi ke XIII, diruang Sidang Paripurna DPRD Mimika, Senin (19/7).

TIMIKA – Setelah berhasil membentuk dua Panitia Khusus di Jayapura pada 31 Mei 2021 lalu, dua Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika, masing masing Pansus I tentang Pemantauan Pelaksanaan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Sub Mimika Tahun 2021 dan Pansus II Tentang Pemantauan Pelaksanaan Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XIII Kabupaten Mimika, pada Senin (19/7/2021) siang tadi secara resmi ditetapkan Keanggotaannya melalui sebuah Rapat Paripurna DPRD Mimika yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Mimika.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Mimika, AleksTsenawatme,S.AB dan didampingi oleh Wakil Ketua II, Yohanis Felix Helyanan,SE, diawali dengan pembacaan daftar hadir anggota dewan yang dibacakan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Mimika, Drs Ananias Faot,M.Si.

Selain membacakan Daftar Hadir anggota dewan, Sekwan juga didaulat untuk membacakan Surat Keputusan Pimpinan DPRD Mimika tentang keanggotan dua Pansus baik dari Ketua , Sekretaris hingga anggota yang merupakan utusan dari masing masing fraksi di DPRD Mimika.

Sesuai SK yang dibacakan Sekwan, Ananias Faot, untuk jabatan ketua Pansus I, yaitu Pansus tentang Pemantauan Pelaksanaan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional ke XX Sub Kluster Mimika, Penanggungjawab dan Koordinator adalah Wakil ketua I, Aleks Tsenawatme,S.AB, sementara Ketua Pansus I dijabat oleh H.Iwan Anwar,SH,MH, Sekretaris Marthinus Walilo, Sementara anggota diantaranya,Rizal Pata’dan,ST, Mariunus Tandiseno,S.Sos, Anton Pali,SH, Herman ,SE, Novian Kulla,S.Kom, Karel Gwijangge,SP, Yulian Salossa,S.Sos,Msi, Muh Nurman Karupukaro, Elminus B Mom,SE, Saleh Alhamid, Mathius Uwe Yanengga, Drs Leonardus Kocu, dan Semuel Bunai,S.Sos.

Sementara Pansus II, tentang pemantauan Pelaksanaan Pesparawi ke XIII, Penanggungjawab dan Koordinator adalah Wakil Ketua II, Yohanis Felix Helyanan,SE, sedangkan Ketua Pansus adalah Aloisius Paerong,ST, Sekretaris, Ancelina Beanal, Anton Bukaleng,S.Sos, Merry Pongutan, Aser Murib, Daud Bunga,SH, Yustina Timang,SE, Sasiel Abugau, Thobias Albert Maturbongs, Drs Tanzil Azharie, Den B Hagabal, H Parjono, Amandus Y Gwijangge,SP, Miller Kogoya,S.Sos dan Reddy Wijaya.

Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme,S.AB dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan amanat Pasal 154 ayat 1 huruf J undang undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa DPRD melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang undangan dan pasal 159 ayat 2, bahwa hak DPRD untuk meminta keterangan kepada Bupati mengenai kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Bahwa DPRD Mimika mendasari kedudukannya sebagai unsur penyelenggara pemerintah berdasaarkan ketentuan undang undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerahs erta memahami adanya penyelenggaraan dua agenda besar di kabupaten Mimika tahun 2021 ini, yaitu Penyelenggaraan PON ke XX sub Mimika dan Pesparawi ke XIII, oleh sebab itu DPRD sebagai mitra pemeirntah memiliki kewenangan tugas dalam memberikan pendapat kepada eksekutif, dan dalam rangka penentuan kebijakan serta berkontribusi untuk mensukseskan pelaksanaan PON XX Sub Mimika dan Pesparawi,”ungkap Aleks.

Ditegaskan Waket I Aleks Tsenawatme bahwa adapun urgensinya pembentukan Pansus I dan Pansus II ini bertujuan untuk menindaklanjuti progres pemerintah daerah melalui Panitia Lokal yang telah disahkan oleh Bupati Mimika dalam upaya mempersiapkan suksesnya pelaksanaan dua event tersebut.

“Pansus akan bekerja secara maksimal dan proporsional bersama pemerintah untuk melakukan pengawasan dan pengontrolan yang efektif dilapangan, guna memastikan target dan pencapaian persiapan pelaksanaan ivent yang telah dilakukan oleh panitia lokal, serta ingin mengetahui secara pasti terkait kendala kendala apa yang dihadapi dilapangan dalam kondisi terkini,”katanya.
Lanjut kata Aleks, Pansus selanjutnya akan melaksanakan tugasnya dengan mengedepankan asas dan prinsip sebagai wakil rakyat, dan juga sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah. Dan akan bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangannya yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang undangan.

“Setelah terbentuk, Pansus akan melakukan pemantauan persiapan pelaksanaanya dengan meminta laporan keterangan pemerintah daerah terkait persiapan pelaksanaan PON ke XX dan Pesparawi. Termasuk memastikan langsung dilapangan terkait kesiapan sarana dan prasaran, infrastruktur, kesiapan SDm penyelenggara, fasilitas publik pendukung dan penunjang kelancaran kegiatan, akomodasi, transportasi, serta memastikan skema pelaksanaan kegiatan dimasa Pandemi Covid-19,”kata Aleks.

Dirinya berharap agar momen besar ini dapat menjadi ajang prestasi dalam meningkatkan minat dan bakat masyarakat yang berimplikasi pada prestasi bangsa dan negara , serta sukses dalam manajemen penyelenggaraan konsensi pelaksanaan PON XX dan Pesparawi.

“Melalui dua event ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang timbul secara optimal dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta pemerataan pembangunan di segala bidang,”pintanya.

Dijelaskan, bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsinya terkait pelaksanaan fungsi pengawasan, DPRD memiliki tiga hak, yakni hak interpelasi, untuk meminta keterangan pertanggungjawaba kepada pemeriantah mengenai kebijakan pemerintah yang penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Aleks Tsenawatme juga berharap agar pembangunan venue olahraga, pemerintah daerah dapat memanfaatkannya tidak hanya saat penyelenggaraan PON XX saja, namun tetap berguna bagi pemasukan kas daerah ketika venue tersebut dibuka untuk umum.

“”Eksistensi pelaksanaan PON ke XX Sub Mimika dan Pesparawi di Mimika akan menghadirkan banyak pengunjung sehingga kami DPRD mendorong pemerintah daerah dapat menggenjot sektor pariwisata untuk diandalkan, dan pembangunan fasilitas publik lainnya sebagai momentum strategis akselerasi pembangunan pariwisata, produk produk wisata dan destinasi wisata yang ramah lingkungan,”serunya. (humas)

Agenda Kegiatan