Nurman Karupukaro Jadi Ketua Panitia Persemian Gereja Katolik Santu Blasius Miyoko

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Nurman S Karupukaro saat menggelar pertemuan dengan warga Kampung Miyoko terkait rencana peresmian gereja baru/ Foto : humas

 

TIMIKA

Gereje Katolik Santu Blasius Kampung Miyoko, Distrik Mimika Tengah setelah rampung pekerjaannya, akan aeger diresmikan pada Maret 2019 mendatang.

Kepastian tersebut terungkap saat ketua panitia pembangunan dan ketua peresmian yang juga anggota Komisi B DPRD Mimika, Muhammad Nurman S Karupukaro melakukan rapat dan pertemuan dengan seluruh masyarakat Kampung Mioko , distrik Mimika Tengah, Jumat (1/2).

Pertemuan yang digelar di Gereja Status Blasius Miyoko, panitia bersama warga menyepakati bahwa peresmian gereja akan dilakukan pada bulan Maret yang ditandai dengan penyerahan kunci pintu gereja dari panitia kepada masyarkat kampung Miyoko.

“Saya mengajak semua warga Miyoko untuk mempersiapkan proses peresmian gereja. Kita harus mempersiapkan baik-baka acara ini karena akan datang tamu tamu serta undangan serta dari seluruh kepala kampung yang ada di distrik Mimika Tengah. Mari kita sama-sama bersihkan kampung dan tata rumah untuk menyambut acara peresmian,”tegas Nurman saat berdialog dengan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Nurman juga mengajak semua umat Katolik yang ada disekitar Kampung Miyoko seperti Iwaka, Atuka, Aikawapuka untuk sama sama mengumpulkan dana untuk membantu lancarnya acara persemian.

“Tolong dari sekarang warga mencari sumbangan dana berapa saja sesuai kemampuan sehingga membantu untuk membantu panitia dalam acara peresmian. Kita tidak bisa diam, saat ini kita sudah mulai bekerja rampungkan semua halaman gereja baru termasuk papan nama gereja yang dibuat dari ukiran harus segerar rampung,”pintanya.

Ketua Panitia Pembangunan dan Peresmian Gereja Khatolik Kampung Miyoko, Muhammad Nurman S Karupukaro mengatakan, pembangunan gereja Katolik Miyoko menelan dana Rp 1,8 Miliar dengan rincian, Rp 1 miliar dari Lembaga Pengambangan Masyarakat Amungme Kamoro  (LPMAK) dan dari Pemerintah Kabupaten Mimika Rp 800 juta.

“Hari ini gereja sudah rampung dan pihak kontraktor akan segera menyerahkan kunci gereja kepada panitia. Makanya hari ini, saya datang bertemu masyarakat untuk membicarakan rencana peresmian yang rencananya alkan dihadiri oleh Uskup Timika dan pejabat Pemkab Mimika,”ungkapnya.

Menurut dia gereja ini selesai sesuai waktunya dan sebelum peresmian gereja baru, akan ada Misha terakhir di gereja lama sebelum nantinya gereja lama akan dibongkar. Nurman mengajak warga untuk menjaga dan merawat gereja dengan baik.

“Gereja Katolik Santu Blasisu Miyoko ini panjangan sekitar 25 meter dan lebar sekitar 18 meter. Didalam gereja kursi untuk jamah telah siap dan semua perlengkapan lainnya akan dipindahkan dari gereja lama ke gereja baru. Saya harap warga Miyoko bisa menjaga dan merawat gereja ini secara baik,”tutur Nurman.

Gereja Katolik Santu Blasius Miyoko seluruh rangak bangunan dan dindingnya menggunakan kayu besi,  termasuk candinya menggunakan kayu besi ukiran khas suku kamoro. Disis bagian depan beberapa ukiran kayu khas Kamoro diukir sendiri oleh warga. Termasuk papan nama gereja berbentuk ukiran timbul (Yamate). (humas)

 

Berita Umum