Komisi B Soroti Pembongkaran Trotoar Untuk Proyek Taman Bunga di Jalan Cendrawasih

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Muh Nurman Karupukaro /Foto : humas

TIMIKA

Anggota DPRD Mimika dari Komisi B, Muhammad Nurman S Karupukaro berang dengan pembongkaran trotoar untuk membangun taman yang dilakukan di Jalan Cendrawasih  Timika, tepatnya di sekitar Swalayan KFC karena merusak keindahan kota.

“Saya sudah meminta kepada pekerja untuk menghentikan pengerjaan taman bunga ditengah tengah trotoar jalan di Jalan Cendrawasih, ini fasilitas sudah dibangun dengan biaya besar lalu dibongkar lagi. Ini proyek tumpang tindih dan jelas jelas merusak keindahan Kota Timika, “tegas Muh Nurman Karupukaro kepada wartawan, Senin (2/11) di kantor DPRD Mimika.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Mimika Nurman Karupukaro menyoroti pembangunan taman sebagai median trotoar, sehingga mengorbankan trotoar yang sudah bagus dipasang itu dibongkar lagi.

“Saya sangat menyayangkan tumpang tindih proyek itu yang dirasa tidak perlu. Seharusnya pembangunan taman itu bukan di tengah badan trotoar tapi di pinggir dalam antara trotoar dengan pagar.

” Pekerja proyek itu di bilangan Jalan Cenderawasi tepatnya di depan dealer otomotif pihaknya menegur dan meminta pekerjaan itu dihentikan. Ternyata hal ini sejalan dengan instruksi Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang juga telah memerintahkan Satpol – PP untuk menghentikan proyek itu, “katanya.

Nurman mengaku, proyek salah sasaran itu dinilai merugikan tata Kota Timika yang sejauh ini dinilainya sudah bagus dan rapi. Lagipula pengerjaan proyek itu tidak masuk dalam anggaran APBD 2020 yang diketahuinya.

“Kontraktor berkaitan diminta menghentikan pengerjaan dan bertanggung jawab memperbaiki trotoar yang terlanjut dibongkar itu kembali seperti sedia kala, ” Pinta Nurman.

Nurman Karupukaro menambahkan, seharusnya ada sinkronisasi antar program pembangunan fisik satu dengan lainnya. baik itu yang bersumber dari APBD kabupaten maupun provinsi dan pusat. Sehingga tidak terjadi tumpang tindih pembangunan yang berkesan menghamburkan uang negara, dan juga hasilnya tidak maksimal bahkan cenderung buruk.

“Ini akan menjadi penilaian negatif warga terhadap kerja pemerintah. Oleh karenanya penting untuk kolaborasi program bagi kepentingan dan kepuasan warga Mimika. (humas) 

Berita Umum