Komisi B DPRD Mimika Desak Disperindag Menata Pasar  SP 3

Rombongan Komisi B DPRD Mimika bersama Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Mimika, Ignatius Yoga Pribadi saat Kunjungan kerja di Pasar SP 3 , Kelurahan Karang Senang SP 3, Kamis (29/10)/Foto : humas

TIMIKA

Komisi B DPRD Mimika yang membidangi Anggaran dan Perekonomian mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk menata secara baik Pasar SP 3 di Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua.

Desakan ini dari Komisi B DPRD Mimika yang disampaikan setelah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) pada, Kamis (29/10) di Pasar SP 3, Kelurahan Karang Senang SP 3, siang tadi.

Dari kunjungan hari kedua, Kamis (29/1) Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika ke Pasar SP 3, Kelurahan Karang Senang SP 3, Distrik Kuala Kencana, kabupaten Mimika, Papua mendapatkan keluhan dari sejumlah pedagang Mama mama Papua yang mengeluhkan hasil kebun dan pertaniannya kurang dikunjungi pembeli karena posisi los penjualannya terhalang dengan bangunan kios dan toko di depan jalan.

Rombongan Komisi B DPRD Mimika yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Rizal Pata’dan,ST di dampingi Wakil Ketua Komisi, Herman Gafur,SE dan Sekretaris Drs Tanzil Azharie,SE dan anggota Komisi lainnya seperti, Louis Paerong,ST, Merry Pongutan, Anton Palli,SH, Mathius Uwe Yanengga, Ancelina Beanal, Nurman Karupukaro, dan Karel Gwijangge,S.IP dan didampingi Sekretaris Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Mimika, Ignatius Yoga Pribadi dan Staff Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Mimika, langsung melihat secara langsung kondisi Los pasar yang diperuntukkan bagi Mama mama Papua.

Selain mengunjungi Los Pasar Mama mama Papua, rombongan Komisi B juga melihat seluruh bangunan dan los di sekitar Pasar SP 3 dan berbincang serta berdiskusi dengan sejumlah pedagang dan pengusaha.

Rombongan Komisi B DPRD Mimika bersama Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Mimika, Ignatius Yoga Pribadi saat Kunjungan kerja di Pasar SP 3 , Kelurahan Karang Senang SP 3, Kamis (29/10)/Foto : humas

Ketua Komisi B, Rizal Pata’dan,ST kepada wartawan di sela sela kunjungan kerja di Pasar Sp 3 mengatakan, pemerintah dalam hal ini Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Mimika tidak bisa tinggal dan dan membiarkan kondisi Pasar Sp 3 semrawut penataannya.

“Pemerintah tak boleh kalah dan harus mampu untuk membantu menata pasar SP 3 yang saat ini ada keluhan dari Mama mama Papua yang terhalang oleh bangunan yang mengahali warga untuk datang membeli hasil pertanian dan kebun mereka. Disperindag sebagai OPD tehnis, harus berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Karang Senang atau pengelolaan Pasar SP 3 untuk membongkar bangunan yang berdiri menghalangi los penjualan Mama mama Papua. Termasuk penataan dan pengelolaan Pasar SP 3 ini harus pemerintah turun mengatur dan menata, tak boleh membiarka begitu saja,”tegas Rizal Pata’dan kepada wartawan, Kamis (29/10).

Dari hasil kunjungan kerja di Pasar SP 3 ini akan menjadi dasar dan informasi awal yang akan kami bahas di dalam pembahasan Badan Anggaran DPRD untuk kebutuhan dalam menata pasar pasar penyangga salah satunya Pasar Sp 3.

“Kami berharap Disperindag harus membantu menata dan mengelola Pasar Sp 3 ini, sehingga benar benar berfungsi dan para pedagang dan penjual tidak mengeluh. Ini Pasar SP 3 harus dibuat secara baik, baik dalam pengelolaan dan penataan namun baik juga untuk mendatangkan keuntungan bagi Pendapat Asli Daerah,”pintanya.

Wakil Ketua Komisi B, Herman Gafur,SE juga menyayangkan adanya bangunan yang mengahalangi los pasar Mama mama Papua, sehingga pengunjung jarang belanja hasil kebun dan pertanian bagi Mama mama asli Papua.

“Mohon ini akses los bagi pedagang Mama mama Papua mudah di akses oleh warga. Bagaimana orang mau datang berbelanja kalau ada bangunan yang melintang di depan pasar. Ini pemerintah harus turun melalui OPD tehnis, tak boleh semrawut seperti ini. Kami sebagai perwakilan masyarakat akan mempertanyakan ini nantinya dalam rapat pembahasan dengan pemerintah,”ungkap Herman.

Rombongan Komisi B DPRD Mimika bersama Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Mimika, Ignatius Yoga Pribadi saat Kunjungan kerja di Pasar SP 3 , Kelurahan Karang Senang SP 3, Kamis (29/10)/Foto : humas

Herman juga mempertanyakan sistem pengelolaan Pasar SP3, apakah ada kontirbusi ke kas daerah atau tidak. Selain itu, status tanah dan pengelolaan pasar SP3 ini juga harus jelas oleh siapa.

“Pengelolaan dan pemasokannya dari pasar SP 3 ini juga harus jelas, apakah pemerintah atau perorangan. Hal ini harus di perjelas Disperindag sehingga dewan bisa mengetahui secara pasti terutama dalam mendorong penganggaran atau program yang diusulkan nantinya,”katanya.

Sekretaris Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Mimika, Ignatius Yoga Pribadi ketika dikonfirmasikan wartawan terkait bangunan los pasar Mama mama Papua, mengatakan bangunan ini dibangun pemerintah daerah dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Bangunan los Mama mama Papua ini dianggarkan melalui pos DAK, sementara status tanah dan pengelolaannya menjadi tanggungjawab pihak Kelurahan Karang Senang. Pemerintah hanya mendorong dengan membantu membangun Los pasar Mama mama Papua. Terkait status tanah kepemilikan dan pengelolaannya semuanya tanggunjawab pihak kelurahan,”jelas Yoga. (Humas)

Berita Umum