Komisi B Desak Agar Pasar di Mapurujaya Segera Difungsikan

Komisi B DPRD Mimika saat meninjau kondisi bangunan Pasar Mapurujaya, Distrik Mimika Timur,Jumat (30/10)/Foto : humas

TIMIKA

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika yang membidangi anggaran dan ekonomi mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk segera difungsikan Pasar yang ada di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika untuk segera difungsikan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan,ST kepada wartawan di damping anggota Komisi B lainnya, Tanzil Azharie, Anton Palli,SH. Matihus Uwe Yanengga, Loius Paerong,ST, Herman Gafur,SE dan Merry Pongutan di kantor DPRD Mimika usai melakukan kunjungan kerja ke PPI Poumako dan Pasar Mapurujaya, Jumat (30/10).

“Dari hasil kunjungan kami Komisi B ke Pasar Mapurujaya, sangat disayangkan pasar yang sudah dibangun sangat mewah dan telah menghabiskan anggaaran begitu besar namun tidak terurus dan tinggal tanpa penghuni. Ini bangunan kalau tidak digunakan sangat mubazirsekali, karena itu kami mendesak pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Pemerintah Distrik Mimika Timur untuk segera mengfungsikan Pasar tersebut,”tegas Rizal Pata’dan.

Ia menilai proyek pasar yang dikerjaan tanpa perencanaan dan analisas yang baik sehingga sampai sekarang bangunan pasar yang telah dianggarkan beberapa tahun tinggal seperti bangunan tanpa tuan.

“Ini dapat dikategorikan proyek mubasir karena sudah berapa tahun tidak digunakan, bahkan ada juga terminal yang sudah dibangun juga tetapi hanya ditinggalkan. Harusnya pemerintah melalui OPD dan bersinergis dengan pemerintahan distrik untuk segera menggerakan warga untuk bisa segera difungsikan. Sayang dong sudah dibangun tapi tidak difungsikan,”keluhnya.

Salah satu kondisi bangunan atau los pasar Mapurujaya,distrik Mimika Timur yang mulai rusak,saat Komisi B melakukan Kunjungan Kerja, Jumat (30/10)/Foto : humas

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi B lainnya, Mathius Uwe Yanengga bahwa Pasar Mapurujaya yang sudah rampung semestinya tidak ditinggalkan begitu saja, bahkan sudah ada sejumlah bangunan yang mulai rusak.

“Ini proyek mubasir kalau tidak segera difungsikan, tunggu apa lagi OPD tehnis. Harus segera dioperasikan Pasar Mapurujaya, salah satunya dengan segera menggerakkan warga masyarakat yang tinggal di Mapurujaya agar pasar tersebut bisa menjadi salah satu pasar penyangga selain Pasar Sentral,”tegas Mathius Yanengga.

Dijelaskan, bahwa dari hasil kunjungannya melihat langsung kondisi Pasar Mapurujaya sudah lama rampung dan bahkan ada sebagina bangunan yang sudah mulai rusak.

“Ini asset daerah yang harus diselamatkan, segera di fungsikan. Suka atau tidak suka Pasar Mapurujaya segera difungsikan, dan alasan apa sehingga pasar tersebut tidak dioperasikan. Ini tinggal dari kemauan OPD tehnis dan pemerintah distrik saja, kalau ini ada kemauan saya kira tidak ada sesuatu yang tak bisa,”aku Yanengga. (humas)

Berita Dewan