Website Resmi DPRD Mimika

Komisi A Prihatin Terjadinya Pemerkosaan Terhadap Seorang IRT

Eliezer Ohee (Kanan)/ Foto : Humas

Timika

Anggota Komisi A DPRD Mimika Alieser Ohee merasa prihatin dengan kasus pemerkosaan seorang IRT oleh seorang anak dibawa umur saat sedang melancarkan aksis pencurian bermotor di sekitar SP2 beberapa waktu lalu.

“Kasus pemerkosaan terhadap ibu RT yang terjadi ini sangat memprihatinkan,” kata Elieses Ohee saat ditemui di kantor DPRD Mimika, Selasa (5/11).

Menurutnya, rusaknya moral dan cara berpikir anak-anak saat ini lantaran terpapar dengan sesuatu yang bisa diakses secara instan melalui jejaring sosial, baik hal-hal positif hingga hal-hal negatif. Tentunya apa yang didapat didalam mengakses suatu konten tentunya menimbulkan keinginan untuk melakukan seperti yang mereka lihat didalam konten tersebut.

Alhasil, apa yang mereka lihat dan merasa penasaran tentunya mereka akan mempraktekan hal-hal tersebut.

“Ini juga karena akses sarana informasi terlalu terbuka bebas sehingga siapa saja bisa mengakses melalui handphone akhir anak-anak bisa melakukan perbuatan asusila dari apa yang dia lihat lalu di praktek,” terangnya.

Terlepas dari itu, setiap niat harus dibarengi dengan kesempatan. Oleh sebab itu dirinya menyarankan kepada pemdis, polsek-polsek agar bisa mengaktifkan pos kamling. Hal terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak criminal kejahatan  di wilayah masing-masing.

“Untuk itu lewat kami di dewan menghimbau kepada setiap distrik dan kepolisian untuk menghimbau kepada para ketua RT untuk mengaktifkan ronda malam dilingkungan masing-masing, supaya petugas ronda malam bisa mengetahui warganya,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan kepada pihak Kepolisian untuk tidak mengkategorikan pelaku pemerkosaan sebagai anak dibawa umur. Sebab, seorang anak tidak mungkin bisa melakukan hal –hal layaknya suami istri. Seseorang yang sudah melakukan hubungan badan layaknya orang dewasa sudah dianggap orang dewasa. (humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *