Website Resmi DPRD Mimika

Ketua Komisi B : Mahalnya Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Perputaran Ekonomi

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE / Foto : Humas

 TIMIKA

Harga tiket pesawat udara yang hingga saat ini semakin mahal alias melambung sangat mempengaruhi sendi sendi ekonomi di Papua dan dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat kalangan bawah untuk menggunakan jasa penerbangan pesawat udara.

“Orang orang pemerintah pejabat eksekutif dan legislatif itu enak saja tidak kena dampak dengan kemahalan harga tiket karena menggunakan dana APBD. Yang merasakan sekali mahalnya tiket saat ini adalah masyarakat biasa. Yang biasanya mereka menggunakan pesawat udara karena ada urusan emergency atau duka yah kasihan kalau kondisi tiket yang mahal sekali. Masyarakat sangat menderita, mungkin bisa dicarikan solusi melalui kementrian Perhubungan untuk bisa menjawab keresahan masyarakat,” tegas Ketua Komisi B DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE kepada wartawan di kantor DPRD Mimika di Jalan Cendrawasih, Selasa (11/6).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan bisa bersikap adil dan bijaksana yang mana Papua ini satu satunya fasilitas transportasi untuk ke kabupaten atau propinsi lainnya di tanah air hanya bisa ditempuh dengan transportasi udara.

“Jangan hanya memikirkan masyarakat yang ada di Indonesia Bagian Barat yang bisa mempunyai alternatif selain pesawat udara , ada kereta, bus dan kapal roro yang bisa ditempuh dengan cepat. Kalau di Papua itu tidak bisa sehingga harus ada solusi. Kementrian Perhubungan tidak hanya memikirkan para pejabat pemerinatahan dan eksektuif tapi masyarakat juga harus dipikirkan,”keluh politisi PDI Perjuangan ini yang lebih suka disapa Jhon Thie.

Ia menambahkan, dampak dari kenaikan tarif tiket pesawat yang sangat dirasakan saat ini adalah usaha perhotelan, usaha taxi rental dan usaha warung makan.

“Dampak kenaikan tiket sehingga banyak orang yang enggan melakukan perjalanan atau berkunjung ke Timika dan ini bisnis perhotelan juga menurun. Kalau dulu banyak orang dari kabupaten tetangga yang mampir di Timika beberapa hari sebelum meneruskan perjalanan ke kota lain kini sangat menurun. Begitupula dengan usaha taxi rental dan rumah makan sangat dirasakan. Pokoknya dengan kenaikan harga tiket saat ini dampaknya sangat luas untuk perputaran ekonomi khususnya di kabupaten Mimika,”tuturnya.

Jhon Thie berharap adanya  perhatian atau kepedulian dari Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dengan membuka rute rute khusus pesawat milik TNI AU untuk khusus membantu masyarakat kecil di Papua.

“Kalau memang bisa dan diperbolehkan, saya kira dengan pesawat Hercules milik TNI bisa membantu masyarakat yang ingin menggunakan transportasi dengan harga tiket yang bisa dijangkau. Ini bagian dari bagaimana membantu kesulitan masyarakat yang tak mampu membeli tiket pesawat komersial yang sangat mahal,”harap Jhon Thie. (humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *