Jelang Pesparawi dan PON, Banyak Lampu Jalan Tidak Berfungsi

Anggota DPRD Mimika Imam Parjono (dua dari Kanan) bersama sejumlah anggota Dewan lainnya /Foto : Humas

Timika

Menjelang pagelaran Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) se tanah Papua dan Papua Barat serta Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika menemukan banyak lampu penerangan Jalan di beberapa ruas Jalan Utama di kota Timika tidak berfungsi alias mati.

“Saya sempat melihat secara langsung beberapa lampu jalan di ruas Jalan Utama di Timika tidak berfungsi alias tidak menyala. Lampu penerangan jalan yang paling banyak rusak adalah lampu jalan yang menggunakan solar sel atau yang menggunakan tenaga matahari, sementara yang PLN tetap menyala,”keluh anggota DPRD Mimika dari Fraksi Gerindra, Imam Parjono kepada wartawan di kantor DPRD Mimika, Senin (3/2).

Parjono mengakui, masalah lampu penerangan jalan yang menggunakan solarsel itu yang menyala hanya 10% saja dan lainnya tidak nyala. Padahal untuk program tersebut tidak sedikit dana yang dikeluarkan, kalau kondisinya lebih banyak yang padam ini merupakan pemborosan biaya,”tegas nya.

Ia mengungkapkan, beberapa malam dirinya mengamati lampu jalan di sejumlah ruas jalan di dalam kota Timika tidak menyala, anehnya lampu-lampu jalan yang  rusak tersebut tidak dilakukan perbaikan atau perawatan oleh dinas tehnis.

“Tadi malam saya cek, dari ujung ke ujung, hampir semua padam, cuma ada beberapa yang nyala. Itupun  yang nyala hari lampu jalan yang tersambung dari PLN,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, dirinya meminta kepada pihak terkait agar melakukan pemeliharaan dan mengusulkan anggaran pemeliharaan tidak tinggal diam seperti saat ini.

“Tolong kepada pihak-pihak yang terkait agar memperhatikan barang-barang ini, mengingat Timika ini butuh penerangan apalagi mendekati pelaksanaan Pesparawi dan PON,” katanya. (humas)      

Berita Umum