Fraksi Golkar Tinjau SD Negeri Kwamki Narama 1 Yang Rusak Parah

 Dari Kanan : Ketua Fraksi Golkar, Mariunus Tandiseno,S.Sos, Merry Pongutan, Anthon Bukaleng dan Aser Murip saat meninjau SD Negeri Kwamki Narama 1/ Foto : Humas

 

TIMIKA

Fraksi Golongan Karya (F-G) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SD Negeri Kwamki Narama 1 menemukan siswa belajar di lantai.

Rombongan Fraksi Golkar dipimpin langsung oleh Ketuanya, Mariunus Tandiseno,S,Sos bersama anggota lainnya, Anthon Bukaleng, Rizal Pata’dang, ST, Aser Murib dan Mery Pongutan yang datang dan menyaksikan siswa siswinya belajar di lantai sempat terkejut dengan kondisi tersebut.

Ketua Fraksi Golkar, Mariunus Tandiseno,S.Sos kepada wartawan yang turut mendampigi rombongan fraksi menyayangkan kondisi yang dialami oleh anak anak di distrik Kwamki Narama ini.

“Ini sangat disesalkan dengan kondisi begini, seharusnya ini tak boleh terjadi. Karena hal ini sangat urgen harusnya dibangun saja dulu oleh kontraktor kalau memang belum ada dananya, kan bisa didorong di APB Perubahan nanti. Kalau bisa Dinas Pendidikan segera dorong di perubahan agar kami dewan bisa mengakomodir dan menjadi prioritas,”tegas Mariunus.

Menurut Mariunus, karena sektor pendidikan merupakan program prioritas, harusnya OPD tehnis bisa bisa mengusulkan agar bisa dibangun sekolah yang permanen.

“Yang sangat urgen adalah bangunan, meja dan kursi, Kalau nanti Dinas usulkan di APBD Perubahan kami dewan akan siap mengawal dan mendorong. Ini kondisi pendidikan bukan dipedalaman, ini masih dikota. Apalagi Kwamki Narama harus menjadi prioritas karena disini anak anak asli yang menuntut ilmu,”keluhnya.

Anggota Dewan lainnya, Rizal Pata’dang mengatakan, harusnya pihak sekolah menyiapkan berbagai kebutuhan kursi dan meja baru kembali pindah dari SD Inpres Koperapoka.

“Ini sangat memprihatinkan kondisi seperti ini sampai siswa belajar di lantai, saya baru lihat kondisi seperti ini dan sangat memalukan. Apalagi sekolah ini masih berada di dalam kota. Harusnya menjadi perhatian serius OPD Tehnis,”keluh Rizal.

Anggota DPRD lainnya, Anthon Bukaleng mengakui  kondisi yang terjadi saat ini akan menjadi perhatian serius dewan.

“Kami coba akan dorong usulan untuk bangunan sekolah ini, dan dinas pendidikan harus menjadi perhatian serius. Kemarin saya mendengar info dari group WA saya sempat ribut di kantor, saya katakan bahwa ini tidak boleh terjadi,”tegas Anthon.

Ia berjanji, akan mendorong hal ini untuk bisa di akomodir pembahasan anggaran untuk bisa dianggarkan di APBD Kabupaten Mimika.  (humas)

 

Berita Umum