Dua Anggota Komisi C Soroti Sungai Di Jalan Bogenvile

Komisi C DPRD Mimika Soroti Sampah Botol Mineral Tutupi Sungai Di Bogenvile

TIMIKA

Dua anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika , Yohanis Felix Helyanan,SE dan Yohanis Tsunme  menyoroti sampah botol air mineral yang menutupi sungai kecil di Jalan Bogenvile Koperapoka.

Yohanis Felix Helyanan,SE dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Yohanis Tsunme dari Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia disela-sela kegiatan reses di Dapil I di wilayah Koperapoka meninjau dan melihat langsung kondisi sungai yang terlihat penuh dengan kotoran sampah dan bekas botol air mineral.

“Dinas yang bertanggungjawab untuk menangani soal kebersihan dan Tata kota harus segera menangani masalah ini.Ini pemandangan yang sangat jorok dan bisa menimbulkan penyakit.Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan.Pemerintah harus segera melakukan normalisasi dan pengerukan sehingga aliran sungai bisa berjalan baik,”tegas Yohanis Tsunme saat kegiatan reses di Jalan Bogenvile, Jumat (24/11)  siang.

Tsunme pesimis kalau program pemerintah kabupaten Mimika yang beberapa hari lalu meluncurkan program Go To Adipura dalam rangka sebagai satu syarat menjadi tuan rumah pelaksanaan PON XX di Papua.

“Hal kecil saja sampah di sungai yang setiap saat kita lewat disini dan menimbulkan dampak yang tidak baik tidak di hiraukan lalu bagaimana target mau meraih Adipura kalau hal kecil begini saja tidak ditangani.Sungai yang dipenuhi sampah ini bisa berdampak tercemarnya lingkungan dan kesehatan,”keluhnya.

Hal senada juga ditegaskan Yohanis Felix Helyanan bahwa kondisi sampah yang menutupi sungai ini harus menjadi tanggungjawab Badan Lingkungan Hidup dengan program pengolahan limbah plastic.

“Kan ada program dari Badan Lingkungan Hidup dimana sisa botol plastik bisa diolah agar tidak menjadi perusakan lingkungan.Ini kondisi seperti ini sangat memprihatinkan.Dinas terkait termasuk Tata Kota dan Pekerjaan Umum harus turun untuk menormalkan sungai.Jangan dibiarkan dan menjadi pemandangan yang tidak menyenangkan bagi warga yang melintas,”tegasnya.

Menurut Yohanis Felix Helyanan, sejumlah masyarakat sudah beberapa kali menyampaikan ke dewan, dan baru kali ini dapat kami respond an melihat langsung disela-sela kegiatan reses dalam rangka menjaring aspirasi atau masukan dari warga tentang berbagai masalah termasuk masalah lingkungan dan kebersihan. (humas)

Berita Terbaru Berita Umum