DPRD Segera Bentuk Pansus Pilkada dan Insentif Guru

Viktor Kabey

DPRD Kabupaten Mimika sepakat untuk membentuk panitia khusus (Pansus) yang nantinya bertugas untuk menyelesaikan permasalahan pemilihan kepala daerah (Pilkada), insentif guru honor dan pembayaran honor tenaga kesehatan (nakes) yang belum selesai. Pansus yang akan dibentuk ini diharapkan dapat menyelesaikan tiga permasalahan tersebut.

“Kami DPRD malu apabila masalah yang ada saat ini tidak bisa diselesaikan. Pasalnya, para guru sudah sering datang ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka,” kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Mimika, Viktor Kabey di Gedung DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika, Jumat (19/1).

Viktor menilai Pemkab Mimika sejauh ini tidak berkeinginan untuk melakukan pembayaran uang insentif guru honor dan nakes yang ada di Kabupaten Mimika. Berdasarkan hal ini, DPRD sepakat untuk membentuk pansus untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Untuk membentuk pansus, sebut Viktor, seluruh fraksi di DPRD harus mengadakan rapat terlebih dahulu untuk membahasnya. Rapat fraksi tersebut sudah dijadwalkan hari Jumat (19/1) kemarin. “Pada intinya seluruh anggota DPRD sepakat untuk membentuk pansus. Permasaahan yang ada saat ini dinilai sudah sangat mendesak dan tidak bisa lagi ditunda-tunda. Semuanya harus di selesaikan,” ujarnya.

Selain menyelesaikan masalah pendidikan dan kesehatan, lanjut Viktor, Pansus Pilkada sebenarnya harus ada yang bertugas melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana dalam pilkada. “Kami DPRD siap untuk membentuknya, karena itu merupakan tugas DPRD untuk melakukan pengawasan,” tuturnya.

Menurut Viktor, anggota pansus yang akan dibentuk nanti berasal dari DPRD sendiri, kepolisian dan bisa dari wartawan maupun dari pihak lainnya. “Untuk anggota pansus tidak menutup kemungkinan bisa melibatkan orang dari luar DPRD,” ungkapnya.

Pembentukan pansus harus dilakukan, mengingat dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disampaikan Pemkab Mimika kepada DPRD tidak mengakomodir pembayaran insentif guru honor dan nakes selama ini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Mimika. (humas)

Berita Umum