Website Resmi DPRD Mimika

DPRD Mimika Hearing Dengan Forkopimda Bahas Trasnportasi

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom,SE saat memimpin Hearing dengan Pimpinan OPD, TNI Polri dan PT Freeport Indonesia soal transportasi ke pedalaman / Foto : Humas

Timika

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika menggelar Hearing (Dengar Pendapat) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika serta lintas lembaga membahas soal transportasi udara dan laut, diruang Serba Guna kantor DPRD Mimika, Rabu (26/6).

Hearing tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Elminus B Mom,SE didampingi Wakil Ketua II Nathaniel Murib serta sejumlah anggota DPRD diantaranya, Markus Timang, Oktovianus Beanal, Eliezer Ohee, Muhammad Asri,SE, Yelinus B Mom, Sonny M Kaparang, Hadi Wiyono,SE, Yoel Yolemal, Elias Mirip, Den B Hagabal, Karel Gwijangge, Thadeus Kwalik, Theo Deikme dan Viktor Kabey.

Selain itu hadir perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Anthon Pasoro (Dinas Perhubungan), Bonefasius Saleo (Kabid Bina Marga Dinas PUPR) , Stanislaus Laiyan (Kasubag Program Disdik), Kapolres Mimika diwakili Kasat Intelkam AKP Mursaling, Mewakili Dandim 1710 adalah ,Pasandi Kodim 1710 Lettu Yance Boven, dan mewakili Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Letda Teguh sebagai Kaurintelud dan perwakilan PT Freeport Indonesia yang diwakili oleh Adnreas Hindom dari Departemen Goverment Relation.

Perwakilan OPD, TNI Polri dan PT Freeport Indonesia/ Foto : Humas

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom,SE dalam pertemuan tersebut mengatakan pertemuan ini merupakan rapat koordinasi dengan semua instansi tehnis dilingkup Pemkab Mimika termasuk dengan aparat TNI-Polri untuk menyatukan persepsi dan pemikiran untuk bagaimana mencari solusi agar sarana prasaran transportasi di kabupaten Mimika.

“Saat ini kita tahu banyak masalah soal transportasi yang selalu menjadi persoalan dan hambatan dalam melaksanakan tugas pelayanan pemerintahan dari berbagai sektor termasuk pelayanan terhadap masyarakat. Hal lain juga yang selama ini menjadi saling ada kaitannya adalah faktor keamanan yang sering masih terjadi adanya gangguan sehingga banyak program pembangunan dan pelayanan petugas di pedalaman masih selalu menjadi kendala utama,”ungkap Elminus.

Karena itu, ia berharap melalui rapat ini ada masukan dan solusi yang bisa kita sama sama kita sehingga semua pihak berperan aktif dan terlibat sehingga semua yang menjadi tujuan dapat berjalan sesuai rencana.

“Kendala transportasi selama ini sering dialami oleh masyarakat itu sendiri, petugas medis atau kesehatan, tenaga guru serta pegawai ditingkat distrik dan kampung. Karena itu, semua pihak dapat memberikan masukan dan saran untuk kita sepakati apa yang harus kita laksanakan sehingga persoalan transportasi ini bisa teratasi,”harap Elminus.

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom,SE saat memimpin Hearing dengan Pimpinan OPD, TNI Polri dan PT Freeport Indonesia soal transportasi ke pedalaman / Foto : Humas

Dalam hearing tersebut sejumlah persoalan mengemukan diantaranya seperti kendala yang dialami oleh petugas kesehatan yang hendak berangkat melaksanakan tugas di pedalaman khususnya dibagi gunung, termasuk para tenaga guru yang akan bertugas di pedalaman selama ini sangat susah untuk mendapatkan pelayanan trasnportasi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Reynold Ubra mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang bisa membantu mendistribusi obat obat dan tenaga medis ke tiga kampung.

“Kami akui kendala kami selama ini adalah transportasi namun kami sangat tertolong dengan adanya perhatian dan bantuan dari Freeport yang cukup banyak membantu kami dalam hal transportasi,”jelas Ubra.

Hal senada juga disampaikan perwakilan dari Dinas Pendidikan Stanislaus Laiyan yang juga sangat terbantu dengan Freeport yang menyediakan transportasi udara untuk aktifitas para tenaga guru di pedalaman khususnya di daerah terpencil didaerah pegunungan.

“Freeport telah banyak membantu kami soal transportasi, dan kami berharap volume penerbangan bisa ditambah oleh pemerintah kabupaten Mimika sehingga tugas para guru bisa berjalan lancar,”harapnya.

Suasan Rapat antara DPRD-Pimpinan OPD, TNI Polri dan PT Freeport Indonesia soal Transportasi/ Foto : humas

Kepala Bidang Bina Marga Bonefasius mengakui bahwa salah satu kendala yang selama ini dihadapi dalam melaksanakan program atau proyek didaerah pegunungan adalah persoalan keamanan.

“Karena faktor keamanan itu sangat penting untuk memberikan rasa aman dan jaminan bagi pekerja disana sehingga kami selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan. Kami sangat terbantu dengan adanya anggota TNI Kostrad yang bertugas didaerah pedalaman namun karena status anggota PAM Yonif 754 sudah beralih status menjadi Kostrad sehingga kami akan coba berkoordinasi untuk ada satu pleton anggota TNI yang bertugas diatas,”terang Bonefasius.

Sejumlah tanggapan dari beberapa anggota DPRD Mimika yang berharap agar pemerintah kabupaten Mimika melalui OPD OPD tehnis agar sungguh-sungguh melaksanakan program dan melaksanakan tugas pelayanan bagi masyarakat khususnya pelayanan transportasi agar menjadi prioritas.

Para anggota DPRD Mimika saat Hearing membahas soal transportasike pedalaman/ Foto : humas

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom usai pertemuan saat ditemui menjelaskan bahwa koordinasi tersebut untuk mendukung program-program pembangunan yang sudah disiapkan akan dilakukan diwilayah pesisir dan pegunungan yang selama ini terkendala masalah transportasi.

Menurut dia, hal tersebut harus di koordinasikan dengan baik dengan instansi terkait yaitu Forkopimda pimpian OPD, TNI Polri serta pihak PT Freeport Indonesia.

“Kami lakukan ini untuk pembangunan di pedalaman makannnya kami panggil pihak terkait termasuk Freeport dan pihak TNI Polri  agar materialnya, tukang-tukangnya dan lain sebagainya bisa sampai di pedalaman-pedalaman,” jelasnya.

Menurut Elminus selain transportasi ia juga meminta dukungan dari PT Freeport serta jaminan keamanan dikarenakan faktor keamanan juga harus diutamakan untuk menunjang lancarnya transportasi untuk keperluan pembangunan di pedalaman dapat terlaksana dengan baik dan aman.

“Jika aparat keamanan sudah siap, ya kita jalankan karena keamanan sangat penting, maka jika keamanan terjaga baik maka semuanya akan berjalan dengan baik. Sehingga Freeport juga aman dalam membantu kita nantinya,”tuturnya.(humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *