Website Resmi DPRD Mimika

Dari Kunjungan Komisi B, PPI Poumako Diharapkan Lahirkan PAD

Dua anggota DPRD Mimika dari Komisi B, Muhammad Nurman Karupukaro dan Den B Hagabal foto bersama dengan kepala UPTD PPI Aris Maturbongs dan Staff/ Foto : Humas

TIMIKA

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika usai melakukan kunjungan kerja ke beberapa fasilitas dari Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Kampung Poumako,Distrik Mimika Timur berharap bisa mampu menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kabupaten Mimika.

Hal tersebut ditegaskan anggota Komisi B DPRD Mimika, Muhammad Nurman S Karupukaro disela-sela kunjungan melihat secara dekat beberapa fasilitas di PPI , Jumat (28/6). Nurman mengatakan bahwa PPI ini harusnya mampu mendongkrak pendapatan asli daerah karena fasilitas pendukung semuanya sudah ada.

“Di PPI ini sebenarnya kalau dikelola secara baik bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah yang sangat signifikan. Karena disini sudah ada sarana air bersih, pabrik es batu, tempat penampungan ikan dan udang serta juga ada tempat wisata Mangrove yang saat ini sedang dalam pekerjaan,”ungkapnya.

Selain itu fasilitas pelabuhan terapung yang juga sedang dalam pekerjaan untuk menampung kapal kapal kecil dibawah 10 GT serta bagi nelayan lokal tentunya sangat membantu untuk peningkatan pendapatak ekonomi.

“Dermaga Apung yang untuk kapal dengan bobot 0-10 GT dan bagi nelayan lokal sangat membantu untuk mendongkrak ekonomi bagi nelayan kecil dan lokal untuk bisa bersaing dengan kapal kapal bobot besar. Apalagi dengan adanya Cold Storage yang merupakan fasilitas yang sangat standar untu bisa menyimpan dan mengolah bahan dari hasil laut bagi nelayan lokal harusnya dapat melahirkan potensi PAD,”jelas Nurman.

Anggota DPRD Komisi B Muhammad Nurman Karupukaro didampingi Kepala UPTD PPI Poumako ,Aris Maturbongs saat melihat poryek pengerjaan Dermaga Apung di PPI Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur/ Foto : Humas

Nurman mengakaui PPI dapat menjadi sebuah pusat perputaran ekonomi khusus hasil laut dan mampu menjadi penyumbang PAD tersbesar kalau seluruh fasilitas yang dibangun Kementrian Perikanan dan Kelautan melalui program Perikanan dan Kelautan Terpadu yang menjadi program nasional yang diperuntukkan khusus bagi Papua dan lebih khusus di kabupaten Mimika.

“Dewan khususnya Komisi B akan siap mendorong agar juga dibangun pasar bagi nelayan lokal yang di area PPI sehingga terpusat dan bisa menjadi pusat ekonomi khususnya untuk nelayan lokal,”janjinya.

Anggota Komisi B  Den B Hagabal juga berharap fasilitas PPI yang saat ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa mendatangkan keuntungan harusnya bisa dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan.

“Disini PPI sini ada BUMN yaitu PT Prinus yang akan mengelola Cold Storage yang akan membeli hasil tangkapan nelayan termasuk nelayan lokal, menyewakan penyimpanan hasil laut dan pembekuan baik ikan maupun udang,”jelasnya.

Anggota DPRD Mimika Komisi A, Muhammad Nurman S Karupukaro dan Den B Hagabal saat mengunjungi salah satu fasilitas Cold Storage di area PPI Poumako, Jumat (28/6)/ Foto : humas

Sementara itu Kepala UPTD PPI Poumako, Aris Maturbongs mengakui fasilitas Dermaga Terapung dan Cold Storage yang saat ini sedang dalam pekerjaan dan penyelesaian akan sangat membantu bagi nelayan kecil dan lokal.

“Dermaga apung nantinya melayani kapal kapal kecil dan nelayan lokal dan hasil tangkapan masyarakat juga akan dibeli oleh pihak swasta yaitu BUMN dibawah Kementrian Perikanan dan Kelautan seluruh hasil tangkapan dan menyimpan hasil tangkapan nelayan bila sewaktu waktu hasilnya melimpah termasuk melakukan pembekuan,”tegas Aris.

Ia mengakui bahwa Cold Storage akan dioperasikan sekitar bulan September tahun 2019 dan saat ini tahapan perampungan karena masih ada peralatan pendukung yang akan diadakan.

Anggota DPRD Mimika Komisi A, Muhammad Nurman S Karupukaro dan Den B Hagabal saat mengunjungi salah satu fasilitas Cold Storage di area PPI Poumako, Jumat (28/6)/ Foto : humas

“Kemungkinan bulan September Cold Storage ini sudah difungsikan dan ini tentunya ada kerja sama dengan pemerintah kabupaten Mimika. Sebab Kementrian Perikanan dan Kelautan nantinya akan menghibahkan cold storage ini kepada pemerintah kabupaten untuk dikelola sendiri. Kalau ini nanti terealisasi maka dipastikan bisa ada PAD bagi daerah,”akunya.

Komisi B dalam kunjungan kerjanya di PPI meninjau sejumlah fasilitas seperti, pembangunan dermaga apung yang dalam tahap pengerjaan, meninjau fasilitas Cold Storage, fasilitas air bersih, pabrik pembuatan es balok dan wisata Mangrove milik Dinas Pariwisata tetapi lahan milik dinas Perikanan kabupaten Mimika. (humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *