Banggar DPRD Mimika Minta Bappeda Prioritaskan Program Pro Rakyat

Tim Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar dalam menyusun dan merencanakan program dari seluru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memprioritaskan program yang pro kepada rakyat.

“Kami dengan tegas meminta agar Bappeda dalam menganalisasi seluruh program usulan dari OPD harus benar-benar untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pejabat saja. Banyak aspirasi masyarakat yang sudah tersalurkan ke OPD. Namun setelah sampai di Bappeda, program itu justru tidak pro rakyat. Jadi, tahun ini harus ada program yang benar-benar diperioritaskan untuk kepentingan masyarakat,” tegas salah satu Tim Banggar Legislatif, Theo Deikme kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/11) siang.

Theo mengakui setelah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) serta hearing ke beberapa kampung dan distrik, banyak keluhana warga yang mengatakan bahwa usulan program seperti, air bersih, perumahan, jalan kampung dan fisik sekolah dan kesehatan masih belum terakomodir. Karena itu, usulan anggaran untuk APBD 2018 yang akan disampaikan ke Banggar DPRD nantinya akan lebih selektif untuk mendorong mana yang menjadi prioritas.

“Kami sebagai anggota tim anggaran akan memperjuangkan berbagai program dari OPD yang benar-benar diperuntukkan untuk rakyat. Kalau ada program yang nantinya terkesan hanya untuk mengakomodir pejabat dan sekolompok orang, maka kami dewan tidak segan-segan untuk mencoret. Beberapa kali pembahasan APBD kami hanya ikut-ikut maunya eksekutif, tetapi untuk tahun ini kami akan saring. Kalau bukan untuk rakyat, maka mohon maaf kami harus coret,” katanya.

Theo yang juga merupakan salah satu politis Partai Bulan  Bintang itu menegaskan, kehadiran eksekutif dan legislatif adalah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat, bukan untuk memperkaya pejabat-pejabat.

“Pembangunan yang ada di kota selama APBD berjalan sudah cukup. Kini saatnya program pembangunan dengan di danai APBD 2018 harus membangun seluruh infrastruktur dan fasilitas umum yang ada di kampung dan dipedalaman. Saatnya pembangunan kita harus mulai dari kampung,” jelas Theo Deikme. (humas)

Berita Dewan Berita Terbaru Berita Umum