Website Resmi DPRD Mimika

Anggota DPRD Mimika Reddy Wijaya, Gelar Reses I Terima Sejumlah Aspirasi  

Anggota DPRD Mkimika Dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Redy Wijaya saat menggelar kegiatan Reses I di Jalan Pattimura Ujung, Sempan, Selasa (21/7) / Pewarta Foto : humas

TIMIKA

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika dari dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)  Reddy Wijaya saat menggelar kegiatan Reses Tahap I di Jalan Pattimura Ujung, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru pada, Selasa (21/7), menerima sejumlah aspirasi dari warga masyarakat, diantaranya soal pembangunan berbagai infrastruktur seperti, Jalan, Drainase dan penerangan jalan di pemukiman warga.

Sejumlah warga berharap kepada pemerintah untuk membangun jalan di beberap pemukiman yang hingga saat ini belum seluruhnya dibangun jalan. Beberapa pemukimkan warga tersebut seperti, jalan lingkungan di Kebun Siri, Pattimura Ujung, Busiri Ujung, Irigasi, Pasar Sentral dan beberapa wilayah lainnya. Meskipun jalan telah dibangun, tetapi masih ada warga yang keluhkan terkait drainase dan penerangan jalan di tiap gang.

“Itu aspirasi warga yang saya terima saat saya laksanakan reses. Warga mengaku bagaimana Mimika mau smart city kalau infrastruktur dalam wilayah kota belum merata. Harusnya, kalau pemerintah mau menuju dengan kota Smart City harusnya seluruh infrastruktur khususnya di dalam kota sudah lebih dulu dibangun secara merata,”ungkap Reddy Wijaya usai menggelar reses dengan bertemu warga di Jalan Pattimura Ujung, Selasa (21/7).

Menurut Reddy, beberapa usulan warga khususnya dibidang pendidikan  lantaran masih ada pungutan biaya di sekolah-sekolah negeri saat pendaftaran siswa baru. Mereka sebagai orang tua juga menyampaikan keluhan dan kendala terkait belajar dari rumah secara online.

“Mereka mengaku kemampuan orang tua murid belum tentu semua sama yang mempunyai fasilitas Handphone dan sistem jaringan internet , baik dengan menggunakan internet dengan Wifi atau membeli paket data. Ini juga yang mereka sampaika, agar Dinas Pendidikan bisa mempertimbangkan hal tersebut,”ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa untuk menjamin keamanan lingkungan perlu diaktifkan Posiskamling lantaran masih banyak warga khusus kaum perempuan yang keluhkan keamanan dari lorong kenlorong saat malam hari.

“Kebanyakan yang keluhkan itu adalah ibu-ibu. Saat ini juga orang tua murid keluhkan soal paket internet, karena saat ini belajar online,” katanya.

Sebagian warga juga menginginkan adanya perhatian pemerintah terhadap orang dengan gangguan jiwa yang saat ini banyak dan berkeliaran dalam wilayah kota. Diharapkan Dinas Sosial (Dinsos) ataupun Dinkes bisa membangun tempat khusus guna menpung serta merawat orang-orang dengan gangguan jiwa tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mengingat reses bersifat menjaring aspirasi, maka anggota dewan hanya menampung untuk selanjutnya aspirasi tersebut dikawal guna dibahas di DPRD dan dituangkan dalam pokok pikiran (Pokir). Berikutnya didorong ke Pemkab melalui pengesahan di musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), baik tingkat kelurahan ataupun Distrik. (humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *