Acara Bakar Batu Warnai Kegiatan Reses Anggota DPRD Yulius Kum

Anggota DPRD Mimika dari Dapil III asal Partai Demokrasi , Yulius Kum Saat menyampaikan maksud kegiatan reses di Kwamki Narama, Jumat (18/5) / Foto : humas

TIMIKA

Berbagai cara dikemas dalam kegiatan Reses oleh anggota DPRD Mimika, salah satu anggoata DPRD Mimika dari Partai Demokrat  dari Daerah Pemilihan (Dapil) III , Yulius Kum mengisi masa kegiatan reses dengan acara bakar batu (Berapen) yang digelar di Kwamki Narama, Timika, Pada Jumat (18/5).

Selain acara bakar batu, reses oleh Yulius Kum digelar pula dialog dan tatap muka dengan ratusan konsituennya dari berbagai pemukiman yang ada di Timika, mulai dari SP 2, SP3, SP5, SP 12. Hadir dalam kegiatan reses Kepala Distrik Kwamki Narama, Wenas Wanimbo, Para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta staff dari Sekretariat DPRD Mimika.

Dalam sambutannya, Yulius Kum menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga yang sudah hadir memenuhi undangan dalam kegiatan reses ke I tahun 2018.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir pada acara kegiatan reses. Reses ini merupakan momen atau kesempatan saya untuk bertemu langsung dengan saudara saudari sebagai ajang silaturahmi. Selain silaturahmi reses ini juga ajang untuk saya bisa mendengarkan apa yang menjadi saran dan usul dari seluruh warga terlebih lagi warga Kwamki Narama.Masukan dan saran tentang program apa saja yang akan saya sampaikan dan perjuangkan ke legislative maupun pemerintah daerah,”ungkap Yulius Kum yang disambut tepuk tangan dari warga.

Anggota DPRD Mimika dari Dapil III asal Partai Demokrasi , Yulius Kum Saat menyampaikan maksud kegiatan reses di Kwamki Narama, Jumat (18/5) / Foto : humas

Kum dalam kesempatan tersebut juga mengajak semua elemen masyarakat yang ada agar sama-sama membantu pemerintah dan aparat TNI-Polri untuk bisa sama-sama menjaga atau memelihar agar situasi kondisi keamanan yang saat ini sudah pulih dapat dipertahankan.

“Semua kelompok sudah bersepakat damai, karena itu jangan lagi ada perang dan konflik di Kwamki Narama. Masyarakat sangat merindukan keamanan yang kondusif sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas setiap hari. Kita jangan lagi dendam, dan mari bersama membangun Kwamki Narama,”ajaknya.

Markus salah satu hamba Tuhan dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh warga karena saat ini acara reses ini dapat mempertemukan semua masyarakat dari kelompok-kelompok yang bertikai untuk bisa kembali bersatu dan rukun.

Acara Bakar Batu mengisi kegiatan Reses dari Yulius Kum/ foto : humas

“Saya atas nama tokoh agama menyampaikan penghargaan kepada bapak Yulius Kum yang sudah mau mengundang kita semua hadir disini untuk mengikuti ibadah syukur sekaligus reses. Ini momen baik sehingga mari kita bersyukur atas semua berkat yang ada,”ungkapnya.

Kepala Distrik Kwamki Narama, Wenas Wanimbo mengajak semua warga Kwamki Narama untuk memanfaatkan momen reses dari anggota DPRD Mimika sebagai sarana pemersatu warga Kwamki Narama.

“Acara ini harusnya dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Mimika dari dapil III dengan bertemu warga. Momen seperti ini harusnya dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi atau masukan dari warga agar kedepan bisa lebih baik. Banyak keluahan warga namun tidak bisa dijawab oleh pemerintah sampai saat ini. Saya berharap dengan reses ini banyak hal yang harus diperjuangkan oleh anggota DPRD,”tegasnya.

Markus Hamba Tuhan saat memimpin ibadah syukur dalam kegiatan Reses Anggota DPRD Mimika, Yulius Kum di Kwamki Narama/ foto : humas

Tokoh masyarakat lainnya, Steff Kulla dengan tegas meminta agar pemerintah kabupaten Mimika mulaid ari Bupati, Kadistrik hingga Lurah pada saat ada masalah di Kwamki Narama harusnya dapat merespon dan menjadi penengah, bukan malah pergi meninggalkan masyarakat.

“Selama konflik pemerintah daerah apalagi distrik tidak hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mencari solusi. Tidak boleh seperti yang lalu, kadistrik dan pemerintah daerah tidak hadir untuk meredam sehingga banyak jatuh korban baru berdamai.Kedepan hal ini tidak boleh, harusnya ada peran pemerintah untuk mencegah dari pada konflik itu pecah,”ajak Kulla.

Menanggapi sejumlah saran dan usulan, anggota DPRD Mimika Yulius Kum berjanji seluruh aspirasi yang sudah disampaikan agar diperjuangkan dan diteruskan kepada pemerintah daerah. (humas)

Berita Terbaru Berita Umum